Berita Dishub – Dishub Kediri Kota https://pkl.taarufapp.id Fri, 18 Jul 2025 04:17:22 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://pkl.taarufapp.id/wp-content/uploads/2022/12/cropped-Logo_Kementerian_Perhubungan_Indonesia_Kemenhub-32x32.png Berita Dishub – Dishub Kediri Kota https://pkl.taarufapp.id 32 32 Dishub Gelar Operasi Tilang untuk Bus yang Timbulkan Kemacetan di Semampir https://pkl.taarufapp.id/dishub-lakukan-tilang-bus-biang-kemacetan-di-semampir/ https://pkl.taarufapp.id/dishub-lakukan-tilang-bus-biang-kemacetan-di-semampir/#respond Tue, 15 Jul 2025 04:52:33 +0000 https://pkl.taarufapp.id/?p=4532 Tiga Bus Dilanggar karena Ngetem di Simpang Semampir, Pemicu Kemacetan Ditertibkan

Satlantas Polres Kediri Kota bersama Dinas Perhubungan Kota Kediri kembali melakukan penertiban terhadap bus yang melanggar aturan lalu lintas, khususnya yang nekat ngetem di area terlarang. Salah satu titik rawan yang menjadi sasaran operasi kali ini adalah Simpang Empat Semampir.

Dalam kegiatan yang digelar kemarin siang, petugas gabungan menilang tiga unit bus yang berhenti sembarangan di lokasi tersebut. Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, menyatakan bahwa tindakan tegas ini dilakukan karena para sopir tetap nekat berhenti di kawasan yang sudah jelas terpasang rambu larangan berhenti.

“Di titik itu sering terjadi kemacetan karena bus ngetem. Kendaraan di belakangnya jadi tertahan dan tidak bisa bergerak sampai bus itu jalan,” jelas AKP Afandy.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB ini melibatkan sedikitnya 10 personel gabungan. Selain menindak sopir bus, petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tidak menunggu atau naik bus di lokasi tersebut, demi kelancaran arus lalu lintas.

Sementara itu, Kepala Terminal Tipe A Tamanan, Dukut Siswantoyo, menyayangkan aksi sopir yang membandel tersebut. Ia mengakui bahwa beberapa sopir tidak hanya sekadar berhenti, tetapi juga parkir selama beberapa menit untuk menunggu penumpang. Hal inilah yang memperparah kondisi lalu lintas.

“Kami sebenarnya sudah sering mengingatkan pihak pengurus PO bus agar sopirnya tidak melanggar. Mereka itu mitra kami, dan PO sebenarnya tidak setuju dengan tindakan semacam ini,” ujar Dukut.

Menurutnya, pelanggaran semacam itu biasanya dilakukan oleh oknum sopir yang tidak patuh terhadap arahan dari perusahaan otobus (PO). “Kalau ada yang ugal-ugalan dan melanggar rambu, itu ulah oknum. Bukan kebijakan resmi PO,” tegasnya.

Banyak pengendara yang menyambut positif tindakan penertiban ini. Mereka merasa keberadaan bus yang sering ngetem sembarangan selama ini menjadi penyebab utama kemacetan di area simpang Semampir. Bahkan, ada kesan bahwa para sopir bus tersebut sebelumnya seperti kebal hukum dan tidak peduli terhadap gangguan lalu lintas yang ditimbulkan.

]]>
https://pkl.taarufapp.id/dishub-lakukan-tilang-bus-biang-kemacetan-di-semampir/feed/ 0
Dishub Kediri Temukan Pelanggaran Trayek Bus https://pkl.taarufapp.id/dishub-kediri-temukan-pelanggaran-trayek-bus/ https://pkl.taarufapp.id/dishub-kediri-temukan-pelanggaran-trayek-bus/#respond Tue, 15 Jul 2025 04:39:14 +0000 https://pkl.taarufapp.id/?p=4530 Jelang Libur Nataru, Dua Bus AKAP Ditegur karena Langgar Trayek

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri bersama Polres Kediri Kota melaksanakan inspeksi mendadak terhadap sejumlah bus di Terminal Tamanan, kemarin (20/12). Dalam pemeriksaan tersebut, ditemukan dua unit bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang melakukan pelanggaran trayek.

Pengecekan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan dilakukan secara acak terhadap sembilan unit bus. Setiap armada yang dihentikan diperiksa kelengkapannya, mulai dari sistem rem, wiper, lampu sein, hingga dokumen kendaraan. Selain itu, kondisi kesehatan sopir juga turut diperiksa guna memastikan keselamatan penumpang selama musim liburan.

“Kami ingin memastikan bahwa semua kendaraan dalam kondisi layak jalan,” ungkap Kepala Dishub Kota Kediri, Didik Catur.

Dari sembilan bus yang diperiksa, dua di antaranya tercatat melanggar trayek resmi. Seharusnya kedua bus tersebut melewati Terminal Patria di Kota Blitar, namun sopir justru memilih jalur lain melalui wilayah Batu. Atas temuan ini, petugas memberikan peringatan tegas.

“Untuk kali ini kami beri peringatan. Tapi jika pelanggaran ini terulang, sanksi tegas akan diberikan,” ujar Didik.

Ia menambahkan, pemeriksaan kendaraan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan keamanan perjalanan selama libur akhir tahun. Pemeriksaan ini juga disertai pengecekan surat-surat kendaraan dan imbauan kepada pengemudi untuk tidak mengabaikan aturan lalu lintas.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota, Iptu Murnianto, mengingatkan pentingnya ketaatan sopir terhadap trayek dan rambu lalu lintas.

“Jika sudah ada aturan tidak boleh menaikkan atau menurunkan penumpang di titik tertentu, itu harus dipatuhi,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada pengecekan bus, Dishub juga tengah menyiapkan rekayasa lalu lintas sebagai respons atas meningkatnya volume kendaraan selama Nataru. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan portal di Jembatan Semampir, yang menyebabkan bus dan truk harus melintas di jalur tengah kota.

“Memang akan menambah kepadatan, tapi ini harus dilakukan. Bus dan truk tetap harus melalui Jalan Panglima Sudirman,” jelas Didik.

Saat ini, bus antarkota dalam provinsi (AKDP) rute Surabaya–Tulungagung dan sebaliknya juga diarahkan melalui sejumlah ruas jalan utama dalam kota seperti Jalan PB Sudirman, Yos Sudarso, Diponegoro, Hasanudin, hingga Letjen Suprapto.

Dishub pun berencana menerapkan rekayasa tambahan jika terjadi kemacetan. Salah satu skenario yang disiapkan adalah pengalihan arus di kawasan Jalan Sersan Bahrun ke arah Ngampel apabila kepadatan di Jalan Gatot Subroto tidak terhindarkan.

“Seperti biasanya, jika jalur padat, kami siapkan rute alternatif. Untuk itu, koordinasi dengan forum LLAJ dan Satlantas akan terus kami lakukan,” tutupnya.

]]>
https://pkl.taarufapp.id/dishub-kediri-temukan-pelanggaran-trayek-bus/feed/ 0
Sidak sopir angkutan (indikasi narkoba) https://pkl.taarufapp.id/sidak-sopir-angkutan-indikasi-narkoba/ https://pkl.taarufapp.id/sidak-sopir-angkutan-indikasi-narkoba/#respond Tue, 15 Jul 2025 04:33:29 +0000 https://pkl.taarufapp.id/?p=4516 Sidak Armada Jelang Lebaran: Satu Sopir Terindikasi Narkoba, Tiga Bus Dapat Teguran

Menjelang arus mudik Lebaran 2025, Dinas Perhubungan Kabupaten dan Kota Kediri melaksanakan pemeriksaan serentak terhadap kelayakan kendaraan umum dan kondisi awak angkutan. Dari hasil inspeksi tersebut, ditemukan satu sopir di wilayah Kabupaten Kediri yang terindikasi menggunakan narkoba. Sementara di Kota Kediri, tiga unit bus mendapatkan surat peringatan akibat tidak memenuhi standar kelengkapan kendaraan.

Pemeriksaan di Kota Kediri dilaksanakan di dua lokasi utama, yakni Terminal Tipe A Tamanan dan Terminal Pare. Selain memeriksa armada bus, tim gabungan juga melakukan tes urine kepada para sopir truk, kernet, serta kondektur yang melintas atau masuk terminal.

Total sebanyak 19 orang mengikuti tes urine dalam kegiatan tersebut. Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat dari BNN Kabupaten Kediri, Rusdi Danurwindo, menyampaikan bahwa pemeriksaan mencakup tujuh jenis zat, antara lain sabu-sabu, ganja, ekstasi (amfetamin), serta beberapa jenis obat yang mengandung zat adiktif.

“Hasilnya, ada satu sopir yang dinyatakan terindikasi positif. Saat ini masih menjalani proses asesmen,” ujar Rusdi. Ia menambahkan bahwa hasil positif tidak selalu berarti penggunaan narkoba secara langsung, karena bisa juga disebabkan oleh efek obat tertentu.

Kegiatan ramp check ini turut dipantau langsung oleh Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha. Ia menegaskan pentingnya pengecekan kesehatan awak kendaraan untuk menjamin keselamatan penumpang selama musim mudik.

“Saya lihat pemeriksaannya menyeluruh. Termasuk cek kesehatan kru bus yang sangat penting karena volume pergerakan penumpang sangat tinggi di momen ini,” jelas Gus Qowim.

Selain itu, Gus Qowim juga memantau kondisi lalu lintas di Kota Kediri melalui sistem pemantauan Area Traffic Control System (ATCS) yang berada di kantor Dishub Kota Kediri. Sistem ini didukung oleh 22 unit kamera CCTV yang aktif selama 24 jam.

Ia menekankan bahwa keberadaan kamera pengawas tersebut tidak hanya berguna untuk memantau lalu lintas, tetapi juga dapat membantu mendeteksi dan mencegah tindak kriminal.

“Keberadaan CCTV ini harus dimaksimalkan. Bukan hanya untuk memantau kemacetan, tetapi juga menjadi bagian dari pengawasan keamanan di Kota Kediri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Kediri, Didik Catur, menjelaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai aspek teknis menyambut musim mudik dan balik Lebaran, termasuk pengaturan angkutan Lebaran, kesiapan lampu lalu lintas, pemasangan rambu penunjuk arah (RPPJ), hingga perbaikan penerangan jalan umum (PJU).

“Kami akan menambah penerangan di beberapa titik yang masih gelap agar perjalanan masyarakat bisa lebih aman,” pungkas Didik.

]]>
https://pkl.taarufapp.id/sidak-sopir-angkutan-indikasi-narkoba/feed/ 0
Bus Sekolah Baru untuk Kediri, Ini Kata Gus Qowim https://pkl.taarufapp.id/bus-sekolah-baru-untuk-kediri-ini-kata-gus-qowim/ https://pkl.taarufapp.id/bus-sekolah-baru-untuk-kediri-ini-kata-gus-qowim/#respond Tue, 15 Jul 2025 03:56:26 +0000 https://pkl.taarufapp.id/?p=4507 Pemkot Kediri Terima Bantuan Mikrobus, Dukung Layanan Transportasi Pelajar dan Difabel

Di sela prosesi pelepasan peserta Program Balik Gratis 2025 yang digelar di Terminal Bus Tamanan pada Minggu (6/4/2025), Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha atau yang akrab disapa Gus Qowim, secara simbolis menyerahkan satu unit mikrobus kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri.

Kendaraan tersebut merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan dan akan difungsikan sebagai armada bus sekolah. Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala Dishub Kota Kediri, Didik Catur.

“Penyerahan bus ini merupakan bentuk apresiasi atas capaian Pemkot Kediri yang berhasil meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha pada tahun 2024,” ungkap Gus Qowim.

Ia berharap tambahan armada ini dapat semakin menunjang fasilitas transportasi pelajar di Kota Kediri, khususnya bagi siswa berkebutuhan khusus (difabel). Menurutnya, langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkot Kediri dalam menciptakan layanan transportasi yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Saya berharap kehadiran bus sekolah ini bisa memacu semangat teman-teman Dishub untuk terus memberikan pelayanan transportasi publik yang lebih baik, inklusif, dan merata,” tambahnya.

Sebelum penyerahan simbolis, Gus Qowim juga melepas keberangkatan empat armada bus dalam rangka Program Balik Gratis 2025. Empat bus tersebut terdiri dari dua unit tujuan Jakarta dan dua unit lainnya menuju Surabaya.

“Alhamdulillah, tahun ini Pemerintah Kota Kediri kembali menggelar program balik gratis yang merupakan inisiatif tahun kedua. Jika tahun lalu hanya melayani rute Kediri–Surabaya dengan kuota 100 peserta, maka tahun ini kami menambah rute Kediri–Jakarta sehingga total peserta mencapai 200 orang,” jelasnya.

Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkot dalam mendukung mobilitas warganya serta menekan risiko kecelakaan dan kemacetan di masa arus balik Lebaran.

]]>
https://pkl.taarufapp.id/bus-sekolah-baru-untuk-kediri-ini-kata-gus-qowim/feed/ 0
Program Balik Gratis 2025 https://pkl.taarufapp.id/program-balik-gratis-2025/ https://pkl.taarufapp.id/program-balik-gratis-2025/#respond Tue, 15 Jul 2025 03:50:51 +0000 https://pkl.taarufapp.id/?p=4501 Dishub Kota Kediri Gelar Program Balik Gratis 2025, Tambah Rute dan Kuota Penumpang
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri kembali menyelenggarakan Program Balik Gratis untuk Lebaran tahun 2025. Kegiatan ini secara resmi diberangkatkan oleh Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, di halaman kantor Dishub Kota Kediri pada Minggu, 6 April 2025.

Kepala Dishub Kota Kediri, Didik Catur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan tahun kedua pelaksanaan setelah pertama kali digelar pada 2024. Tahun ini, Dishub menambah rute dan kapasitas peserta dengan menyediakan dua jalur utama, yakni Kediri–Surabaya dan Kediri–Jakarta. Masing-masing rute dilayani oleh dua unit bus dengan total kuota 300 penumpang, terdiri dari 100 orang tujuan Surabaya dan 200 orang ke Jakarta.

“Alhamdulillah tahun ini kami bisa menambah rute dan jumlah armada. Tujuan utama dari program ini adalah untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta mengurangi kemacetan akibat kendaraan pribadi selama masa arus balik Lebaran 2025,” jelas Didik.

Ia juga menambahkan bahwa program ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Kediri dalam mengendalikan inflasi daerah. Program Balik Gratis ini disinergikan dengan sejumlah upaya lain seperti Operasi Pasar Murni, Gerakan Pangan Murah, dan bazar kebutuhan pokok murah.

Sasaran dari program ini adalah masyarakat Kediri yang bekerja atau menempuh pendidikan di luar kota dan pulang kampung saat Lebaran. Dari total peserta, 66% merupakan warga ber-KTP Kota Kediri, sedangkan 34% lainnya adalah warga dari luar kota yang mudik ke Kediri.

Didik juga menegaskan bahwa Dishub hanya menggandeng perusahaan otobus (PO) lokal yang telah memiliki legalitas resmi serta terdaftar dalam sistem Kementerian Perhubungan. Demi menjamin keamanan dan kenyamanan, pihaknya juga melakukan uji kelayakan terhadap kendaraan dan memeriksa kondisi fisik sopir melalui RAM cek sebelum keberangkatan.

Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha atau yang akrab disapa Gus Qowim, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini yang dinilainya sangat membantu masyarakat, khususnya para perantau.

“Program ini luar biasa karena benar-benar dirasakan manfaatnya. Harapannya, ke depan bisa terus dilanjutkan dan ditingkatkan lagi jumlah kuotanya. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mempercayai program ini,” ujarnya.

Gus Qowim juga mengajak masyarakat untuk memberikan masukan melalui kanal resmi Pemerintah Kota maupun media sosial, guna perbaikan layanan ke depan. Ia turut mengingatkan para pengemudi agar senantiasa menjaga keselamatan dalam perjalanan dengan tetap memperhatikan kecepatan dan jarak aman.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Kediri juga menerima bantuan satu unit mikrobus sekolah dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi atas pencapaian Pemkot Kediri yang berhasil meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha tahun 2024.

]]>
https://pkl.taarufapp.id/program-balik-gratis-2025/feed/ 0